loading...
loading...
loading...

“Alhamdulillah puncak acara di Amerika sudah berlangsung hari ini. Saya adalah salah satu dari 10 penerima dari 10 negara terpilih yang menerima penghargaan tertinggi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Korban Trafficking dari US State Department untuk seluruh dunia. Penyerahan penghargaan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Pompeo) dan juga Putri Presiden Amerika Serikat (Ivanka Trump),” tulis Mazidah Salas di akun Facebooknya, Jumat (29/6).

Mazidah Salas, perempuan 42 tahun mantan PMI asal Wonosobo ini kembali tercatat sebagai salah satu PMI Hong Kong yang mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Mantan PMI Hong Kong yang juga pernah menjadi PMI di Negeri Gingseng Korea ini merupakan sosok aktifis pekerja migran yang gencar memerangi perdagangan orang di kampung halaman.
[ads-post]
Melalui lembaga yang diketuainya, SBMI Cabang Wonosobo, nama Mazidah Salah cukup dikenal di media masa.

Tahun 2015 silam, Salas pernah menjadi salah satu Finalis Perempuan Inspiratif NOVA 2015 dari kategori Seni Sosial Budaya.

Di Wonosobo, disamping aktif berkegiatan dalam advokasi pekerja migran melalui SBMI, Salah juga tengah mendirikan sebuah lembaga pendidikan bagi anak-anak pekerja migran.

Mazidah, Mantan PMI Hong Kong Penerima Anugerah Dari Menlu AS

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.