loading...
loading...
loading...

Kecewa dengan perlakuan kekasinhnya yang sering memberi janji palsu, Warik (52) TKI asal  Banyuwangi melaporkan kekasihnya BM (40) asal Jambewangi kemarin 11 juli 2018.

Karena Warlik bekerja sebagai TKI di Taiwan laporan itu disampaikan ke Efita Puji Rahayu (34) anaknya.
Dia melaporkan kekasih ibunya itu karena dinilai adanya kejanggalan.
Kenal di Facebook 2 tahun lalu ungkap Efita kepada polisi.

Selama ini hubungan yang dilakukan ibunya dengan pria di yang dia kenalnya dari media sosial itu  ibunya bersama lelaki berinisial BM itu melalui jejaring sosial. Dari komunikasi yang sering dila kukan, keduannya memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius.

"Ibu saya dijanjikan akan dinikahi asal mau mengirim uang," ungkapnya.

Saat perkenalan, jelas dia, kekasih ibunya itu mengaku duda.Tapi nyatanya, masih berstatus suami orang lain. Sedang ibunya, itu sudah lama menjanda.

"Selama ini BM sering minta uang," ujarnya.
Selama mengirim uang itu, lanjut dia, jumlahnya beragam. Tapi bila ditotal, jumlahnya ada Rp 64 juta.
[ads-post]
"Dia itu terus merayu ibu saya dan minta kiriman uang. Saya dikirimi uang oleh ibu saya, lalu ibu menyuruh mentransfer pada BM," ungkapnya.

Tidak tahan dengan ulah BM, Efita akhirnya melaporka BM ke Polsek Sempu. Saat transfer itu, BM berdalih merenovasi rumah yang akan ditempati bila sudah menikah.

"Total uang yang saya kirim Rp 64 juta, untuk rincian uang yang digunakan renovasi rumah sekitar Rp 25 juta, sisanya tidak jelas digunakan untuk keperluan apa," jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Sempu Ipda Suhendi mengatakan saat ini laporan dugaan penipuan itu masih dalam proses penyelidikan. Kedua pihak, masih dimintai keterangan di polsek.

Dipeloroti Hingga 64 Juta, TKI Taiwan Polisikan Kekasih Gelapnya

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.