loading...
loading...
loading...


Hongkong - PAHLAWANDEVISA.ID, Setelah diberlakukan pungutan biaya sebesar HKD 1.32  beberapa waktu yang lalu otoritas bandara International  kembali mengumumkan pungutan wajib bagi seluruh penumpang yang akan terbang, transit maupun landing di Hong Kong sebesar HKD 50.

Dalam rilisnya, Air Aviation selaku pengelola sekaligus operator Bandara menyatakan, pungutan tersebut merupakan penyesuaian biaya keamanan Bandara yang dibebankan kepada penumpang. Sebelumnya, setiap penumpang sudah dibebani biaya keamanan sebesar HKD 45 yang berlaku sejak 2014. Kondisi moneter, memaksa pihak Bandara Hong Kong melakukan penyesuaian.

Setelah berkoordinasi dengan asosiasi maskapai di Hong Kong, akhirnya diperoleh kesepakatan, akan diberlakukan pungutan sebesar HKD 50 atau naik 5 dolar dari sebelumnya, yang akan berlaku mulai 1 Oktober 2018 mendatang.
[ads-post]
Bagi penumpang yang membeli tiket sebelum 1 Oktober dan akan digunakan setelah 1 Oktober, beban pungutan biaya keamanan masih menggunakan biaya yang lama.

Dijelaskan, dengan penambahan pungutan, sebagai konsekwensi, Air Aviation Bandara Internasional Hong Kong akan mengupgrade sistem keamanan Bandara secara bertahap. Selain menambah jumlah CCTV, spesifikasi CCTV juga akan ditingkatkan kemampuannya sesuai dengan perkembangan teknologi.

Disamping itu, upgrade sistem peralatan terkait dengan pendeteksi biometrik penumpang, serta perangkat pemindai barang bawaan penumpang akan mengalami upgrade untuk mendukung program peningkatan keamanan Bandara yang maksimum.

Air Aviation Hong Kong dalam keterangannya juga menyebut, direncanakan, biata keamanan yang dipungut dari setiap penumpang sebesar HKD 55 ini akan mengalami kenaikan lagi menjadi HKD 55 per 1 Oktober 2021 mendatang.

Setelah Pungutan Bagasi, Seluruh Penumpang Di Bandara Hong Kong Akan Dikenai Pungutan Lagi HKD 50

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.