loading...
loading...
loading...

PAHLAWANDEVISA.ID - Kematian Zahratul Aini seorang TKW Taiwan yang menyisakan duka yang sangat mendalam bagi keluarganya, selain penyebab kematian yang penuh dengan tanda tanya tapi juga proses pemulangan jenazahnya  yang terbelit membutuhkan uang banyak.

Zahratul  meninggal dunia dalam pesawat dari Hong Kong menuju Bali dan harus di turunkan di Malaysia lantaran dia meninggal dunia dalam pesawat.

Kini suaminya yang bernama Junaidi harus menanggung biaya pemulangan jenazah istrinya yang dibebankan kepadannya sendirian senilai RM. 8000 atau setara 28 jutaan.
[ads-post]
Yang paling parahnya lagi, segakarang biaya pemulangan, pihak ejensi membebankan kpada pihak kami keluarga" Tutur salah satu keluarganya.


Dia melanjutkan, "Pihak ejensi cabang di lombok mengatakan kepada kami biaya pemulangan zenazah lebih kurang Rm 8-10 ribu ringgit malay, dan akan meminjamkan biaya tersebut kebada kami dan sebagai pengembalian dana tsbt dia akan memotong, ansuransinya besok, Itupun jika ansuransinya ada, Pihak BPJS, Pun lepas tangan" Tuturnya Zahratul Aini diketahui dalam kondisi kritis hingga diturunkan di Malaysia dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit di sabah Malaysia. Berikut adalah perjanjian hutang dari PT. Yonashindo kepada pihak leuarga.

Sudah Kehilangan Istri, Pria ini Harus Menanggung Hutang ke PTJTKI Senilai 28 Juta Untuk Memulangkan Jenazah Istrinya, BPJS Lepas Tangan

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.